OS

2
Cara Install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil

Kali ini kentos mau bahas cara install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu yang cuma punya RAM kecil. Secara default VPS atau sistem operasi linux (Ubuntu, Debian, Centos dll) tidak dibekali Graphic User Interface (GUI) sperti linux desktop atau windows desktop yang digunakan pada Personal Computer (PC). Dengan berbagai alasan VPS tidak dibekali GUI, salah satunya GUI membutuhkan konsumsi RAM yang tidak sedikit. Namun pada kesempatan kali ini kentos mau berbagi cara install GUI pada VPS ubuntu yang memiliki RAM VPS kecil menggunakan GUI Desktop dari LXDE. Kentos sendiri sudah mencobanya, install GUI Desktop LXDE di VPS dengan RAM 256MB sukses!

Untuk memperjelas kembali ini berbeda dengan tutorial Gnome GUI Desktop, karena ini menggunakan LXDE sebagai GUI desktop yang cocok untuk VPS dengan RAM yang kecil atau tidak cukup besar.

Kentos mencobanya menggunakan Ubuntu Minimal yang tersedia di Template Control Panel. LXDE XWindows Desktop GUI ini tentu lebih sedikit mengonsumsi memori RAM ketimbang Gnome, yang cocok digunakan untuk VPS kelas bawah dengan ketersediaan memori RAM yang kecil.

Reinstall Ubuntu agar OS fresh kembali sebelum memulai tutorial install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu ini.

Login VPS dengan user “root” melalui SSH, bisa gunakan Putty atau Terminal kesayangan.

1) Menyiapkan VPS untuk install GUI Desktop LXDE di VPS:

Hapus service jika dirasa tidak penting (Webserver, DNS server Samba server akan dihapus):

root@server:~# apt-get purge apache2* bind9* samba*

Update paket-paket yang tersedia:

root@server:~# apt-get update
root@server:~# apt-get upgrade

Tidak wajib tapi boleh juga menyesuaikan, kentos pake text editor “nano”:

root@server:~# apt-get install nano

2) Install GUI Desktop:

root@server:~# apt-get install xorg lxde-core tightvncserver

Pilih negara, kentos pilih “English (US)”.

Pilih Keyboard layout, kentos pilih “English (US)”.

3) Konfigurasi VNC Server LXDE dan membuat VNC password.

Membuat file konfigurasi dan mengatur password untuk VNC session:

root@server:~# tightvncserver :1

Saat menjalankan perintah diatas akan ditanyakan password yang berguna untuk login ke VNC, jadi buatlah password yang kuat tapi tidak lebih dari 8 karakter. Ada juga tawaran mengatur password untuk user yang hanya bisa melihat tanpa bisa mengontrol VPS melalui VNC. Jika ingin membuat password untuk hanya melihat aktivita VPS perhatikan tawaran ini:

Would you like to enter a view-only password (y / n)

Jika setuju ketikan”y” dan jika tidak ketikan “n” (tanpa tanda petik). Sebagai contoh kentos tidak ingin membuat “view-only password” maka kentos pencet “n”.

Stop service VNC server terlebih dahulu:

root@server:~# tightvncserver -kill :1

Edit file konfigurasi VNC:

root@server:~# nano ~/.vnc/xstartup

Jika menemukan baris yang tidak di beri simbol komen, berlah simbol # sehingga seperti ini:

#x-window-manager &

Kemudian tambahkan 2 baris ini dipaling akhir:

lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

Setelah melakukan pengeditan akan seperti ini:

#!/bin/sh

xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
#x-terminal-emulator -geometry 80x24+10+10 -ls -title "$VNCDESKTOP Desktop" &
#x-window-manager &
# Fix to make GNOME work
export XKL_XMODMAP_DISABLE=1
/etc/X11/Xsession
lxterminal &
/usr/bin/lxsession -s LXDE &

4) Reboot VPS dan untuk memastikan semuanya dapat bekerja.

root@server:~# reboot

5) Setelah reboot hubungkan ke VPS dengan SSH dan jalankan VNC server:

root@server:~# vncserver :1 -geometry 1024x768 -depth 16 -pixelformat rgb565

6) Download dan install VNC Client pada komputer untuk mengendalikan VPS dengan VNC:

TightVNC atau RealVNC

7) Jalankan program VNC Client pada komputer.

Pada program VNC address bar/remote host masukkan alamat IP dari server VPS Anda dan diakhir alamat tambahkan titik dua: dengan nomor 1 (seperti dalam contoh ini, kami menjalankan VNC server, dengan nomor 1), misalnya:  192.168.0.100:1

Klik “Connect” kemudian masukan password yang tadi telah dibuat.

Cara Install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil

Taraaa! Sekarang sudah bisa terlihat VPS kita dengan tampilan GUI desktop layaknya linux atau windows di PC atau komputer.

Bisa juga menambahkan program lainnya seperti Firefox jika dibutuhkan:

root@server:~# apt-get install firefox

Jika ingin mengganti password VNC bisa dengan menjalankan perintah:

root@server:~# vncpasswd

Selamat ber-VPS ria! Terima kasih telah membaca dan mengikuti tutorial cara install GUI Desktop LXDE di VPS Ubuntu dengan RAM kecil.

2
Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Pasti sebagian bahkan banyak orang sudah mengenal speedtest.net, situs test kecepatan internet paling populer. Speedtest.net memiliki banyak database server untuk melakukan pengecekan tergantung lokasi provider yang kita gunakan. Jika kita mengakses speedtest.net melalui GUI bisa tinggal ketikan alamat speedtest.net melalui browser kesayangan, tetapi bagaimana jika kita tidak menggunakan GUI melainkan CLI misal Server atau VPS?

Kali ini Kentos mau kasih tahu buat yang belum tahu, karena melakukan pengetesan kecepatan internet menggunakan Speedtest.net tidak harus melalui GUI/browser pada desktop, melainkan dengan CLI atau terminal.

Mari kita mulai pembahasan cara test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian. Tentu cara ini bisa berlaku selain pada VPS melainkan bisa juga dicoba melalui terminal jika kalian menggunakan linux centos ataupun debian (ubuntu).

Speedtest.net Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Test Kecepatan Internet (Speedtest.net) Dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS

Untuk menjalankan script yang akan kita gunakan ini dibutuhkan paket “python” yang ter-install pada VPS atau Server. Berikut cara install “python” :

Untuk OS Redhat/Centos :

yum install python

Untuk OS Debian/Ubuntu :

apt-get install python

Setelah “Python” terpasang sekarang lanjutkan ketahap berikutnya. Download file “speedtest-cli” melalui perintah dan url di bawah, kalian tinggal ketikan atau copy paste saja.

wget -O speedtest-cli https://raw.github.com/sivel/speedtest-cli/master/speedtest_cli.py
chmod +x speedtest-cli

Selesai, semua telah siap digunakan untuk pengetesan kecepatan internet via Speedtest.net…
speedtest-cli -h Untuk melihat informasi dan perintah yang bisa digunakan.
$ speedtest-cli -h
usage: speedtest-cli [-h] [--share] [--simple] [--list] [--server SERVER]
[--mini MINI] [--source SOURCE] [--version]

Command line interface for testing internet bandwidth using speedtest.net.
--------------------------------------------------------------------------

https://github.com/sivel/speedtest-cli

optional arguments:
-h, --help show this help message and exit
--share Generate and provide a URL to the speedtest.net share
results image
--simple Suppress verbose output, only show basic information
--list Display a list of speedtest.net servers sorted by distance
--server SERVER Specify a server ID to test against
--mini MINI URL of the Speedtest Mini server
--source SOURCE Source IP address to bind to
--version Show the version number and exit

Nah, jika ingin melakukan test kecepatan internet (Speedtest.net) dengan CLI untuk Centos dan Debian Linux VPS ketikan perintah: python speedtest-cli --share

[root@dallas ~]# python speedtest-cli --share
Retrieving speedtest.net configuration...
Retrieving speedtest.net server list...
Testing from ColoCrossing (xxx.xxx.xx.xxx)...
Selecting best server based on ping...
Hosted by LayeredServer (Buffalo, NY) [0.02 km]: 9.616 ms
Testing download speed........................................
Download: 82.43 Mbit/s
Testing upload speed..................................................
Upload: 40.47 Mbit/s
Share results: http://www.speedtest.net/result/3275920516.png
[root@dallas ~]#

Maka otomatis akan melakukan pengetesan berdasarkan ping yang paling baik dari database server mereka. Dan langsung muncul url atau link untuk bisa kita bagikan.

0
Dukungan untuk Windows XP dan Office 2003 Akan Berakhir

Telah beredar di situs resmi Microsoft bahwa dukungan untuk Windows XP dan Office 2003 Akan Berakhir. Hitungan mundur untuk penghentian dukungan (support) untuk Winows XP dan Office 2003 telah berjalan.

Dukungan untuk Windows XP dan Office 2003 Akan Berakhir

Microsoft akan menghentikan dukungan untuk sistem operasinya yang telah berusia satu dekade, Windows XP pada tanggal 8 April 2014 nanti. Hal ini berati untuk kalian yang masih menggunakan komputer maupun laptop yang menggunakan sistem operasi Windows XP SP3 dan Office 2003 tidak lagi mendapatkan support secara teknis. Seluruh update windows akan dihentikan Microsoft tahun 2014 nanti.

Tingkat kerawanan akan kejahatan cyber bagi keamanan dan privasi bisnis kalian akan sangat meningkat. Apabila kalian masih menggunakan salah satu produk Microsoft antara Windows XP SP3 an Office 2003 harus segera bersiap-siap.

6
Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Setelah berpaling ke Nginx dari sebelumnya menggunakan Web Server Nginx-Proxy Kentos menemukan sedikit masalah yang sudah teratasi. Dengan timbulnya masalah tersebut saya jadi terinspirasi untuk membuat tutorial cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Kenapa Kloxo-MR ? Ya, karena saya pakai Kloxo-MR untuk Control Panel VPS (padahal nyari yang gratis daripada Cpanel bayar mahal). Kalo Nginx saya rasa mungkin tidak ada yang ditanyakan karena “mungkin” kalian dapet artikel ini karena lagi nyari cara buat webserver nginx yang kalian pakai. Kalaupun ada yang belum jelas silahkan baca apa itu nginx. (Wikipedia) 

Kenapa nginx ya sebenarnya karena saya pakai nginx… Untuk yang menggunakan webserver Apache bisa menggunakan cara redirect domain lama ke domain baru dengan .htaccess.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Karena ditulisan saya kali ini tidak membahas apa itu nginx dan apa itu kloxo-mr maka cukup sampai disini saja tentang mereka. Sekarang kita balik lagi membahas cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR.

Jika sebelumnya kalian baru akan mengganti domain lama ke domain baru kalian bisa baca cara mengganti domain website lama ke domain baru

Menerapkan redirect domain lama ke domain baru ini sebenarnya tidak penting. Bagi mereka yang tidak tahu! Tapi bagi kita ini penting. Kenapa? Ya karena jika kita tiba-tiba pindah rumah dengan alamat baru tentu teman kita akan terjebak dirumah lama. Tidak ada pemberitahuan jika kalian pindah karena rumah lama telah “roboh”.

Dengan adanya redirect domain lama ke domain baru ini membantu teman kalian untuk menemukan alamat baru kalian. Karena ketika teman kalian berkunjung ke alamat lama kalian akan otomatis diantarkan ke alamat baru kalian. Sungguh mewah bukan? Ya, saya rasa juga biasa saja…

Untuh itu kalian harus baca ini dulu sebelum melanjutkan ke bawah. Berikut beberapa hal penting saat mengganti domain lama ke domain.

Cara Redirect Domain Lama ke Domain Baru Pada Nginx Kloxo-MR

Cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR ini sedikit berbeda dengan nginx yang diinstall individu tidak bersama kloxo-mr. Dimana bedanya? Perbedaannya hanya pada lokasi konfigurasinya.

Jika kita menggunakan nginx tidak bersama kloxo-mr maka lokasi konfigurasi untuk redirect domain ini berada di /usr/local/nginx/conf/nginx.conf atau /etc/nginx/nginx.conf. Untuk tutorial kali ini kita membuat cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx di kloxo-mr. Bagaimana? Lanjutkann bacanya…

Disini kita asumsikan domain lamanya adalah kentoslama.co kita redirect ke kentos.co sebagai domain barunya. Ingat dot CO bukan dot COM. Maksudnya biar yang belum terbiasa melihat domain dot co ini jadi paham dan tidak salah tulis…

Langkah 1 – Edit file nginx.conf

nano /home/nginx/conf/domains/kentoslama.co.conf

Langkah 2 – Menambahkan baris berikut di dalam server { … } setelah server_name

rewrite ^ $scheme://kentos.web.id permanent;

Catatan : Baris di atas sudah benar, namun dengan penambahan baris di atas maka seluruh URL domain misal kentoslama.co/halaman, kentoslama.co/bukan-maho.html atau kentoslama.co/js/gahol.js akan diarahkan ke 1 URL yaitu kentos.web.id dengan kode 301. Mungkin kalian ingin meneruskan domain lama ke domain baru secara lurus dengan URL yang sama hanya beda domain saja bisa menggunakan baris di bawah ini.

rewrite ^ $scheme://kentos.web.id$request_uri permanent;

Dengan menggunakan baris di atas maka contohnya seperti ini :

http://www.kentoslama.co menjadi http://kentos.web.id
http://www.kentoslama.co/abou-met/ menjadi http://kentos.web.id/about-me/
http://www.kentoslama.co/js/gahol.js menjadi http://kentos.web.id/js/gahol.js

Save confignya. Gimana? ctrl+ x terus ada konfirmasi ketik “Y” kemudian enter. Dah ah gitu aja cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR. Eh, tunggu bentar jangan di close dulu… Jalankan perintah ini sekali lagi untuk mereload config nginx yang tadi disimpan.

service nginx reload

Nah sekarang coba saja akses url domain lama kalian sudah berhasilkah ? Jika sudah tutorial cara redirect domain lama ke domain baru pada nginx Kloxo-MR cukup sampai disini, kalau ada yang mau ditanyakan silahkan kolom komentar di bawah selalu terbuka atau bisa ngobrol dan sharing di Fans Page.

1

Cara Membuka File NRG di Windows 7 dan Windows 8 – Apa sih file NRG ini ? File NRG ini adalah file mentah dari CD, untuk membukannya diharuskan kita memburning ke CD atau DVD. Namun untuk membuka file image windows bisa menggunakan software dari pihak ketika seperi Daemon Tools. Pada kesempatan kali ini Kentos tidak membahas tentang software Daemon Tools tersebut melainkan dengan cara lain.

Berbeda pada Windows 7, Windows 8 hal tersebut sudah tidak dibutuhkan lagi. Untuk membuka file image seperti ISO sudah dapat di ‘Mount’ langsung dengan fitur bawaan Windows 8.

Sayangnya hanya file ISO saja yang bisa kita ‘Mount’ atau kita buka di Windows 8. Untuk file NRG, IMG dan sebagainnya masih haruskan kita menggunakan software dari pihak ketiga.

Agar kita tidak perlu membuka file NRG menggunakan software dari pihak ketika, Kentos akan beri tau solusinya. Solusinya adalah dengan mengkonvert file NRG ke ISO. Setelah file NRG berubah menjadi ISO kita tidak perlu menggunakan software pihak ketiga untuk membukanya.

Kita membutuhkan Tools kecil yang simple dan berguna ini, namanya ‘NRG2ISO‘. Silakan kalian download kemudian install pada komputer masing-masing.

Cara Membuka File NRG di Windows 7 dan Windows 8

Gambar diatas adalah screenshot atau screen capture ketika Kentos coba ‘convert’ file NRG ke ISO.

Semoga tutorial tentang cara membuka file NRG di Windows 7 dan Windows 8 ini dapat berguna. Oya, kalo masih ada yang bingung bisa komentar aja.

13

Cara Upgrade Android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus i9250 OTA Official Firmware – Kabar gembira memang buat keluarga Nexus karena Google baru saja merilis Android OS 4.3 Jelly Bean untuk Keluarga Google Nexus.

Cara mengecek update Android OS 4.3 Jelly Bean OTA

Pergi ke Settings > About phone > System updates > Check now. Apabila Android 4.3 Jelly Bean OTA sudah tersedia untuk perangkat Galaxy Nexus, kamu Anda akan diminta untuk menginstal pembaruan OTA. Atau biasanya kamu akan mendapatkan pemberitahuan “System Upgrade” pada sidebar notifikasi.

Buat kamu yang mungkin belum mendapatkan update Android 4.3 Jelly Bean OTA secara otomatis di Galaxy Nexus, saya juga akan buat tutorial update android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus OTA manual dengan OTA Official Firmware.

Beberapa hal sebelum lanjut :

  • Tutorial ini hanya untuk Galaxy Nexus I9250 dan saya tidak yakin apa itu akan bekerja pada varian lain dari Galaxy Nexus pada operator lain.
  • Ponsel kamu harus berjalan sekarang di Android 4.2.2 JDQ39 (Official Update sebelumnya) yang tidak dalam kondisi rooted dan menggunakan stock recovery.
  • Jangan melanjutkan jika kamu tidak punya Android 4.2.1 JOP40D terinstal.
  • Pastikan kamu melakukan backup semua data pada ponsel kamu sebelum melanjutkan.

Cara Upgrade Android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus i9250 OTA Official Firmware

Ikuti langkah – langkah dibawah sampai selesai :

Langkah 1Download Android 4.3 Jelly Bean OTA Update Official Firmware untuk Galaxy Nexus ke komputer jika kamu belum punya. Kemudian Rename menjadi update.zip.

Langkah 2 – Hubungkan Galaxy Nexus dengan Komputer kamu dengan menggunakan Kabel USB.

Langkah 3 – Salin Android 4.3 Jelly Bean OTA Update Official Firmware (update.zip) yang sudah kamu download ke memori Galaxy Nexus.

Langkah 4 – Matikan Galaxy Nexus.

Langkah 5 -Sekarang masuk ke Bootloader Mode. Caranya dengan menyalakan Galaxy Nexus dengan menekan dan menahan secara bersamaan tombol Power + Volume UP + Volume Down dan masuk ke Fastboot menu. Arah kan dengan Volume UP/Down ke bagian RECOVERY dan pilih menggunakan tombol Power.

Langkah 6 – Kamu akan melihat tanda seru sekarang dilayar Galaxy Nexus. Sekali lagi tekan dan tahan tombol Volume Up + tombol Power. Galaxy Nexus sekarang masuk ke menu Recovery Mode.

Langkah 7 – Pilih update from SD card. Sekarang pilih file update.zip dan menekan tombol Power. Proses installasi akan berjalan.

Setelah instalasi selesai, Galaxy Nexus kamu akan restart sekarang dan mungkin memakan waktu sekitar 5 menit untuk boot pertama kali . Jadi, silakan tunggu.

Cara Upgrade Android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus i9250 OTA Official FirmwareCara Upgrade Android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus i9250 OTA Official Firmware logo

Itu saja. Galaxy Nexus kamu telah berhasil di Upgrade ke Android 4.3 Jelly Bean OTA Official Firmware. Pergi ke Settings> About phone untuk mengecek apakah Android 4.3 Jelly Bean benar telah terpasang.

Bagaimana cara root Galaxy Nexus setelah Upgrade ke Android 4.3 Jelly Bean? Baca cara Root Galaxy Nexus I9250 Android 4.3 Jelly Bean JWR66V dan Install CWM Recovery yang akan saya tulis dipostingan berikutnya.

3

Download Android OS 4.3 Jelly Bean untuk Keluarga Google Nexus – Setelah mendengar kabar di Yotube Google tentang rilisnya Android OS 4.3 Jelly Bean untuk keluarga Google Nexus akhirnya ngecek di “Factory Images for Nexus Devices” akhirnya menemukan kejutan. Kejutan itu adalah bahwa ponsel android yang saya gunakan masih mendapatkan jatah Android OS 4.3 Jelly Bean.

Galaxy Nexus i9250 adalah ponsel android saya ke 3 saya yang masih saya gunakan sekarang. Selain Galaxy Nexus i9250 yang mendapatkan Update Android OS 4.3 Jelly Bean banyak lagi keluarga Google Nexus yang mendapatkan update Android OS 4.3 Jelly Bean.

Download Android OS 4.3 Jelly Bean untuk Keluarga Google Nexus

Beberapa ponsel pintar Google Nexus yang mendapat update Android OS 4.3 Jelly Bean :

Baca Juga : Cara Upgrade Android 4.3 Jelly Bean Galaxy Nexus i9250 OTA Official Firmware.

Berikut daftar ponsel pintar Google Nexus yang mendapatkan update Andrid OS 4.3 Jelly Bean terbaru beserta link download Factory Images Android OS 4.3 Jelly Bean.

1

Tampilan Samsung Galaxy S4 Setelah Upgrade ke Android 4.3 Jelly Bean – Setelah beberapa rumor seperti android 4.3 masih bernama jelly bean akan segera hadir dan android 4.3 jelly bean berjalan pada Galaxy Nexus, Nexus 4, Nexus 7 dan Nexus 10 akhirnya kini sudah bisa dicicipi oleh salah satu smartphone android unggulan Samsung.

Tampilan Samsung Galaxy S4 Setelah Upgrade ke Android 4.3 Jelly Bean

Samsung Galaxy S4 Google Edition yang dapat mencicipi Android 4.3 Jelly Bean pertama rilis ini. Loh, kenapa tidak produk yang digandeng oleh Google terlebih yang mendapatkan update android 4.3 Jelly Bean ini ? Kenapa malah Samsung Galaxy S4 yang mendapatkan update android 4.3 Jelly Bean terlebih dahulu ?

Saya juga kurang tahu namun seperti yang saya lihat dihalaman PhoneArena bahwa sepertinya android 4.3 jelly bean ini adalah Google Edition. Maksud dari Google Edition ini diberikan untuk Samsung Galaxy S4 Google Edition dengan UI ala Nexus. Galaxy S4 setelah meng-upgrade-nya ke android 4.3 jelly bean terlihat seperti kehilangan keindahan ui dan fitur unggulan Galaxy S4. Mungkin karena android 4.3 jelly bean yang dirilis pertama oleh Google ini tidak melewati pihak Samsung yang dimana pihak samsung lah yang akan menambahkan aplikasi dan UI andalah Samsung.

Tugas Google meng-update versi android ke 4.3 jelly bean ini memang lebih mengutamakan pada performa dan daya tahan saja, tidak mencakup pada UI. Seperti terlihat di laman PhoneArena bahwa skor Samsung Galaxy S4 ketika masih android 4.2 jelly bean adalah sebesar 24.701 dan setelah di-update android 4.3 jelly bean, skornya bertambah menjadi 26.698 yang di test menggunakan aplikasi benchmarking yaitu Antutu. Perubahan pada android 4.3 jelly bean ini belum begitu terlihat pada Samsung Galaxy S4.

Untuk lebih jelasnya tentang tampilan Samsung Galaxy S4 setelah upgrade ke android 4.3 jelly bean silahkan simak video dibawah ini.

Android 4.3 Jelly bean pada Samsung Galaxy S4

Berikut video tampilan Samsung Galaxy S4 setelah upgrade ke android 4.3 jelly bean yang saya kutip dari PhoneArena.

1
6 Cara Agar Ponsel Android Tidak Lemot

6 Cara Agar Ponsel android Tidak Lemot – Mungkin bagi kamu yang baru saja menggengam ponsel android tentu diperlukan adaptasi terhadap smartphone android. Ketika kamu baru saja menggengam ponsel android tentunya kamu ingin sekali mencoba seluruh aplikasi menarik android yang tersedia di playstore, atau beberapa fitur yang diberikan pada ponsel android.

Tetapi hal tersebut akan membuat ponsel android kamu terasa lemot. Lalu bagai mana mengatasi agar ponsel android tidak lemot ? Simak 6 cara agar ponsel android tidak lemot dibawah ini.

6 Cara Agar Ponsel Android Tidak Lemot

1. Hindari Live Wallpaper

Live wallpaper adalah salah satu fitur android yang sangat menarik dilihat dan dicoba pada ponsel android. Namun kenapa perlu dihindari ? Tentu saja untuk menjalankan live wallpaper dibutuhkan kinerja GPU untuk me-render grafik bergerak. Hal ini akan mengurangi responsif pada layar sentuh ponsel android kamu pastinya. Kinerja GPU yang dibutuhkan untuk me-render grafik live wallpaper tentu akan mengurangi daya tahan baterai, konsumsi baterai yang lebih juga akan membuat kamu berfikir 2 kali.

2. Tutup aplikasi yang berjalan di background

Kamu mungkin tidak menyadari bahwa aplikasi yang kamu keluarkan dengan cara menekan tombol Home sebenarnya belum tertutup. Aplikasi tersebut masih berjalan di background, atau disebut multi-tasking apabila kamu membuka aplikasi lain setelah menekan tombol Home. Jika aplikasi tadi belum tertutup atau masih berjalan di background dan kamu membuka aplikasi lain tentu ini akan memaksa ponsel android kamu untuk melakukan multi-tasking. 

3. Minimalkan penggunaan Widget

Widget pada ponsel android ini memberikan kemudahan untuk menggunakan aplikasi yang tersedia. Misal shortcut untuk melakukan suatu fitur pada aplikasi tertentu, atau melihat informasi yang ter-update pada aplikasi tersebut. Namun jika terlalu banyak widget tentu akan memakan penggunaan memori RAM pada ponsel android yang akan mengakibatkan tidak ada ruang lagi untuk penggunaan aplikasi lain.

4. Non-aktifkan fitur auto update apps android di Playstore

Fitur auto update apps android ini memang terasa baik untuk mendapatkan aplikasi ter-update, namun akan merasa terganggu apabila tiba – tiba ponsel android kamu men-download dan meng-install aplikasi ketika sedang digunakan untuk menjalankan aplikasi lain.

5. Install aplikasi/pindahkan aplikasi yang terinstall di memori eksternal/external sd

Hal ini yang membuat ponsel android menjadi lemot ketika memori internal ponsel android kamu terbatas dan memaksakan meng-install banyak aplikasi hingga memori internal hampir penuh. Sebaiknya kamu memanfaatkan aplikasi pemindah ke memori eksternal untuk memberikan ruang kosong pada memori eksternal. Semakin banyak ruang kosong pada memori internal akan membuat ponsel android kamu lebih kencang dan tidak lemot.

6. Mereset ulang sistem operasi android/Factory reset

Cara terakhir apabila 5 langkah diatas masih terasa kurang gunakan cara ini, Factory reset. Factory reset atau mengembalikan ponsel android kamu dalam keadaan fresh seperti baru/semula. Khususnya pada bagian memori karena memori internal dan memori internal akan terisi dengan aplikasi bawaan pabrik saja.

6 Cara Agar Ponsel Android Tidak Lemot ini mungkin bisa membantu kamu semua mengatasi ponsel yang terasa lemot ketika digunakan.

0
Kendalikan Pemutar Musik Tanpa Sentuh dengan Wave Control

Kendalikan Pemutar Musik Tanpa Sentuh dengan Wave Control – Mengendalikan sesuatu tanpa disentuh mungkin mustahil dijaman dahulu, namun kini sudah tak ada lagi yang mustahil. Kini kamu dapat kendalikan pemutar musik tanpa sentuh menggunakan Wave Control.

Aplikasi Android besitan MarksThinkTank yang diberinama Wave Control ini membuat kamu yang membayangkan hal yang aneh dan mungkin cuma bisa dilihat di film – film saja kini tidak lagi.

Kendalikan Pemutar Musik Tanpa Sentuh dengan Wave Control

Setelah Microsoft dan Samsung berhasil mengembangkan navigasi gesture dengan menggunakan fasilitas kamera, kini telah hadir aplikasi navigasi gesture bernama Wave Control yang memungkinkan kamu untuk mengendalikan pemutar musik di ponsel Android tanpa harus menyentuh layar.

Sayangnya pada aplikasi Wave Control masih memiliki kekurangan karena menggunakan teknologi proximity sensor (faktor jarak antara tanggan dan ponsel android), sehingga Wave Control tidak bisa menentukan ke arah mana Anda melambaikan tangan. Untuk melakukan navigasi hanya bisa bisa melambaikan tangan sekali untuk memutar lagu berikutnya, dua kali untuk memutar lagu sebelumnya dan melambaikan tiga kali untuk menghentikan atau menutup aplikasi.

Wave Control tidak hanya terbatar untuk mengendalikan aplikasi Pemutar Musik saja melainkan masih banyak lagi yang bisa digunakan dengan melakukan konfigurasi.

Kini Wave Control tersedia dalam 2 versi, yaitu Wave Control (Gratis) dan Wave Control Pro (berbayar) senilai $2.99 atau sekitar 29 Ribu Rupiah.

Video Kendalikan Pemutar Musik Tanpa Sentuh dengan Wave Control